Masih cerita tentang Ibu.
Di sore hari sepulang sekolah pagi Ibu dan kakak adiknya sekolah di Madrasah Diniyah Purwohutaman, yang sekarang jadi MI, SMP dan Diniyah Al Islam Kartasura. Simbah kakung termasuk salah satu pendirinya.
Seperti anak anak lain ibu juga termasuk bandel, atau pemberani? Sebelum pelajaran dimulai, biasa anak anak laki laki dan perempuan mandi di sendang yang terletak agak jauh di sebelah barat sekolah.
Siang itu ibu ikut juga mandi, berenang. Tapi karena anting antingnya baru, ibu pikir daripada hilang supaya aman anting anting dilepas dan diletakkan di atas batu bersama dengan baju. Ibu senang banget dengan anting itu katanya itu khusus didisain mbah kakung untuknya. anting panjang dengan hiasan buah terong di ujungnya. Kubayangkan seneng juga ya dibuatkan anting anting sendiri, karena bapaknya pedagang emas.
Belum selesai mandi, ternyata ulah ibu ketahuan mbah kakung, kan simbah juga ngajar di madrasah itu kalo sore, jadilah ibu buru buru naik dari sendang, berpakaian dan lar ike sekolah.
Sore, ketika sampai di rumah ditanya oleh mbah putri " Mana anting antingmu?" Ibu baru ingat dan tentu saja nangis tertahan karena takut mbah kakung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar